Senin, 16 Juni 2014
Nurul Arifin Sebut Survei LSI DJA Tidak Independen
Minggu, 15 Juni 2014 | 22:54

Nurul Arifin.
Jakarta - Juru bicara tim pemenangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, Nurul Arifin tidak mempersoalkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebutkan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) masih unggul dari pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.
Alasannya, LSI yang dimiliki Deny JA (DJA) itu sudah terang-terang menyatakan mendukung Jokowi-JK. Dengan demikian, hasil surveinya diragukan netralitasnya.
"LSI DJA sendiri sudah mendeklarasikan keberpihakannya. Bagaimana mungkin kita percaya pada lembaga survei yang tidak independen dan netral," kata Nurul di Jakarta, Minggu (15/6).
Ia menjelaskan yang memilih nanti pada pemilihan presiden (Pilpres) adalah rakyat, bukan lembaga survei. Karena itu, tim Prabowo-Hatta mengembalikan ke rakyat untuk menentukan pilihan pada Pilpres, 9 Juli mendatang.
"Yang penting suara rakyat yang menentukan pilihannya, bukan lembaga survei," ujarnya.
Politisi Partai Golkar ini menegaskan elektabilitas Prabowo-Hatta terus meningkat karena efek kampanye hitam yang terus dibangun lawan malah memicu simpati publik.
Selain itu, ada faktor kepemimpinan kuat (strong leadership) yang dimiliki Prabowo anti tesis dari kondisi saat ini yang justru menjadi impian rakyat.
Minggu siang, LSI mengeluarkan hasil survei yang menyebutkan Jokowi-JK masih unggul hampir 8 persen dari Prabowo-Hatta.
Penulis: R-14/FQ
Sumber:Suara Pembaruan



No comments:
Post a Comment